Sedikitnya lima aksi demonstrasi digelar di sejumlah titik Jakarta Pusat pada Jumat (19/6). Menariknya, aksi kali ini tidak hanya diwarnai kelompok yang mengkritik kebijakan pemerintah, tetapi juga massa yang secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Aksi berlangsung di kawasan Monas, Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI, Tugu Tani, hingga Kementerian Keuangan. Ribuan peserta dari berbagai organisasi mahasiswa, kelompok pemuda, dan organisasi petani menyampaikan aspirasi dengan pandangan yang berbeda terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.
Aksi pertama digelar oleh Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan sejak pagi hari.
Kelompok petani tersebut menyatakan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai telah membantu penyerapan hasil pertanian serta menjaga stabilitas harga sejumlah komoditas pangan.
Menurut mereka, keberlanjutan program tersebut dapat memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan sektor pertanian dalam jangka panjang.
Sementara itu, massa dari Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti bersama sejumlah elemen mahasiswa lainnya menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan.
Dalam aksinya, mahasiswa mengusung tema "Tritura Kembali" dan membawa berbagai tuntutan yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, harga kebutuhan pokok, efektivitas program pemerintah, supremasi sipil, hingga revisi Undang-Undang Polri.
Mahasiswa menilai sejumlah kebijakan pemerintah perlu dievaluasi agar lebih tepat sasaran dan mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Aksi berikutnya digelar oleh Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
Kelompok mahasiswa tersebut menyoroti berbagai persoalan ekonomi nasional, mulai dari biaya hidup masyarakat, kondisi fiskal negara, hingga efektivitas program-program yang menggunakan anggaran besar.
Mereka meminta pemerintah lebih serius mendengarkan aspirasi publik terkait kebijakan ekonomi yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.
Pada siang hari, Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara menggelar aksi di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Tugu Tani dan depan kantor Kementerian Keuangan.
Massa membawa berbagai tuntutan yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi nasional serta evaluasi terhadap sejumlah program pemerintah yang sedang berjalan.
Aksi tersebut menambah panjang daftar demonstrasi yang berlangsung hampir sepanjang hari di sejumlah titik strategis ibu kota.
Untuk mengantisipasi seluruh rangkaian aksi, sebanyak 4.263 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek diterjunkan untuk melakukan pengamanan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan pengamanan dilakukan agar seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai kondisi di lapangan. Masyarakat yang hendak melintas di kawasan Monas, DPR/MPR RI, Bundaran HI, Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan diimbau menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan kendaraan.
Sorotan utama dalam rangkaian demonstrasi kali ini adalah munculnya dua pandangan berbeda terkait Program Makan Bergizi Gratis.
Di satu sisi, kelompok petani menilai program tersebut memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian karena membantu penyerapan hasil panen dan menjaga stabilitas harga komoditas.
Namun di sisi lain, sejumlah kelompok mahasiswa meminta evaluasi terhadap program tersebut bersama berbagai kebijakan pemerintah lainnya. Mereka menilai penggunaan anggaran yang besar perlu terus diawasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.
Perbedaan sikap yang muncul dalam aksi kali ini menunjukkan bahwa berbagai program pemerintah masih menjadi perdebatan di ruang publik.
Dukungan dari kelompok petani dan kritik dari sebagian mahasiswa memperlihatkan adanya sudut pandang yang berbeda mengenai efektivitas kebijakan yang sedang dijalankan pemerintah.
Perdebatan tersebut diperkirakan akan terus berlanjut seiring berlangsungnya berbagai program prioritas nasional yang menyentuh langsung sektor ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber:
• CNN Indonesia — Polisi Kerahkan 4.263 Personel Amankan Sejumlah Aksi Demonstrasi di Jakarta (19 Juni 2026)
• Kompas.com — Mahasiswa dan Kelompok Tani Gelar Aksi di Jakarta, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas (19 Juni 2026)
• Antara — Petani Sampaikan Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis di Kawasan Monas (19 Juni 2026)
• DetikNews — Mahasiswa Usung Tema "Tritura Kembali" dalam Aksi di DPR RI (19 Juni 2026)
• Keterangan resmi Polres Metro Jakarta Pusat terkait pengamanan aksi unjuk rasa 19 Juni 2026.
Jakarta Dipenuhi Aksi Massa, Petani Dukung MBG Sementara Mahasiswa Desak Evaluasi Kebijakan